Memperingati Hari Menari Sedunia dengan Menggelar Acara "Solo 24 Jam Menari"
Pemerintah Kota Surakarta bekerja sama dengan Institute Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan World Dance Day Community akan menggelar acara So...
https://bercampur.blogspot.com/2014/03/memperingati-hari-menari-sedunia-dengan_30.html
Pemerintah Kota Surakarta bekerja sama dengan Institute Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan World Dance Day Community akan menggelar acara Solo 24 Jam Menari pada hari Minggu (29/4) mulai pukul 06.00 WIB hingga Senin (30/4) pukul 06.00 WIB. Acara tersebut digelar dalam rangka untuk memperingati hari menari sedunia,“Solo 24 Jam Menari ini dimaksudkan untuk menggali, mengembangkan, sekaligus melestarikan kebudayaan,” Widdi Srihanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surakarta dalam Jumpa Pers Solo 24 Jam Menari di Aula Disbudpar Kota Surakarta, Rabu (25/4).
“Dengan dilaksanakan acara ini, diharapkan Solo akan diapresiasi oleh stakeholder pariwisata. Lebih lanjut akan membranding Kota Solo sebagai kota dengan banyak kesenian rakyat,” imbuhnya.
Solo 24 Jam Menari tahun ini merupakan gelaran yang ketiga. Terdapat sekitar 2.500 orang yang akan berpartisipasi yang berasal dari Solo, luar Solo bahkan dari mancanegara.
Terdapat beberapa tempat (stage) yang digunakan antara lain Kampus ISI Surakarta, Plasa Sriwedari, Plasa Solo Square, Plasa Solo Grand Mall dan Solo Paragon.
Pembukaan akan dilaksanakan di dua tempat, yaitu di kampus ISI Surakarta dan di Loji Gandrung, Rumah Dinas Walikota Surakarta. Pembukaan di Loji Gandrung akan dilaksanakan pada hari Minggu (29/4) pukul 07.30 WIB bersamaan dengan kegiatan Solo Car Free Day (SCFD).
Rencananya Walikota dan Wakil Walikota Solo akan menari bersama Pangdam dan Kapolda, Muspida dan SKPD se Pemkot Solo.
Pembukaan acara ditandai dengan kirab becak dari Loji gandrung menuju Kampus ISI. Selama kirab berlangsung, diatas becak akan disajikan performance oleh Eko Supriyanto.
