Klarifikasi KM ITB Atas Demo Penolakan Jokowi

Kabinet Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM ITB) merilis klarifikasi atas aksi untuk menolak kegiatan studium generale atau kuliah umu...

Kabinet Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM ITB) merilis klarifikasi atas aksi untuk menolak kegiatan studium generale atau kuliah umum oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo pada 17 April 2014 lalu.
Dalam pernyataan yang diunggah di website KM ITB, dijelaskan alasan penolakan tersebut. KM ITB menilai ada kejanggalan dalam kegiatan studium generale mengingat Jokowi saat ini telah mendeklarasikan diri sebagai calon presiden.

Kenyataannya baru kali ini Jokowi mengalami aksi penolakan terhadap dirinya dari masa kampus. Selama ini Jokowi selalu diterima secara baik-baik ketika berkunjung ke kampus-kampus lainnya selain kampus ITB.

"Kehadiran Jokowi di ITB adalah inisiatif dari Jokowi. ITB telah mengundang pihak Pemprov DKI Jakarta sejak November 2013, namun Pemprov DKI terus tidak menyanggupi. Tiba-tiba, atas perintah Gubernur DKI Jakarta, di bulan April ini, diadakan kunjungan ke ITB," tulis pernyataan Ketua Kabinet KM ITB Mohammad Jeffry Giranza, Jumat (18/4/2014).

KM ITB menegaskan sikap bahwa "Kampus Netral adalah Harga Mati" dan menolak segala bentuk politisasi kampus. Sikap KM ITB tersebut sempat menjadi sorotan di media sosial. Mengingat ITB merupakan kampus yang sering menjadi panutan kampus-kampus lain.

Pernyataan lengkap Kabinet KM ITB dapat dibaca di tautan berikut ini: http://km.itb.ac.id/site/klarifikasiaksi17april2014/
PLEASE LIKE OUR FACEBOOK FANPAGE close button

Related

politik 3224572164575944142

Post a Comment

To insert image or video : [img]image-link[/img] or [video]video-link[/video]

emo-but-icon

item