250 ribu Nama Fiktif Di Jakarta Dilaporkan ke Bawaslu
Hashim Djojohadikusumo, Dewan penasihat Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, mengungkapkan telah menemukan banyaknya pemilih fiktif di Jakarta. Kec...
https://bercampur.blogspot.com/2014/07/250-ribu-nama-fiktif-di-jakarta_15.html
"Kami temukan di DKI Jakarta ada 250 ribu nama fiktif yang mencoblos nomor dua dan di Jawa Tengah juga. Saya memiliki buktinya," ujar Hashim di rumah Polonia, (15/7) Jakarta.
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra tersebut mengaku telah menyelidiki kasus tersebut dan kemudian temuan kecurangan pun sudah dilaporkan kepada pengawas Pemilu.
"Semua sudah kami laporkan dan kami ada bukti nama-nama fiktif tersebut. Semua sudah ada di Bawaslu," ungkap adik kandung Prabowo Subianto itu.
Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fadli Zon menambahkan ada daerah lain yang terkait dengan pemilih fiktif tersebut. Berdasarkan laporan yang ia terima, diketahui kecurangan terjadi antara lain di wilayah Semarang.
"Ada mark up terhadap orang-orang yang sebetulnya tidak ada untuk memilih, namun tiba tiba ada di TPS. Ini terjadi di Semarang," tutur Fadli.
Upaya penggelembungan jumlah pemilih di TPS ini sebagai kecurangan yang telah direncanakan dan dilakukan secara besar-besaran.
"Kecurangan ini dilakukan secara sistematis oleh kubu lawan," kata Fadli.